Workshop Go-Preneur Day-2!
Assalamualaikum wr.wb
Pada
hari sabtu, 11 maret 2017 saya menjadi bagian dari workshop yang sangat luar
biasa yaitu GO-PRENENUR. Agenda pertama di buka dengan simulasi bagaimana kita
melakukan investasi. Masing-masing dari kita mendapatkan 5 buah koin, dan kita
bisa melakukan dan mendapatkan investasi setelah melakukan percobaan 3 kali
dengan syarat tidak boleh meminta
investasi dari orang yang sama secara berurutan. Banyak dari kita yang hanya melakukan investasi dengan ridak menyadari lingkungan, yang kita lakukan hanyalah fast track, ‘do as you can do as you want’ sampai-sampai banyak yang tidak sadar bahwa banyak kejadian aneh, misalnya ada ka angga selaku kaka pengisi acara yang selalu memberikan investasi secara terus menerus dan ka agit yang melakukan hal sebaliknya, dan juga ada kejadian air tumpah. Disini kita diajarkan bahwa dalam hal berbisnis kita juga harus reactive tidak hanya selalu fast track, melihat lingkungan sekitar.
investasi dari orang yang sama secara berurutan. Banyak dari kita yang hanya melakukan investasi dengan ridak menyadari lingkungan, yang kita lakukan hanyalah fast track, ‘do as you can do as you want’ sampai-sampai banyak yang tidak sadar bahwa banyak kejadian aneh, misalnya ada ka angga selaku kaka pengisi acara yang selalu memberikan investasi secara terus menerus dan ka agit yang melakukan hal sebaliknya, dan juga ada kejadian air tumpah. Disini kita diajarkan bahwa dalam hal berbisnis kita juga harus reactive tidak hanya selalu fast track, melihat lingkungan sekitar.
Nah sekarang langsung agenda
membuat design business kita, saya bergabung dengan tim yang akan memecahkan
problem bahan baku diindonesia. Kelompok saya terdiri dari maraya, kiki, dan
tangguh.
1. Understand
Pada tahap ini
kita diharuskan untuk mengerti apa sih yang sebenernya menajdi topik pembahasan
dari bisnis kita. Sebelum memuali, kita harus menentukan nih siapa Zen atau
ketua yang akan memimpin pembahasan kita dan yang akan memutuskan banyak hal
menganai proses bisnis kita. Apa permasalahan yang membuat kita tergerak
membuat suatu perubahan melalui bisnis kita. Di tahap ini kita permasalah yang
emneyebabkan bahan baku di indonesia menjadi terbatas padahal Indonesia adalah
negeri yang kaya akan SDAnya, bukankah itu sesuatu hal yang harus dipertanyakan.
Setelah kita mengenali permasalahan yang terjadi, kita sebisa meungkin membuat
solusi yang general, salah satu solusi kita adalah merekrut tengkulak untuk
menjadi stakeholder san pemegang saham dalam perusahaan dan kita membuat web
application untuk membangun hubungan dengan pihak ekstrenal (pelanggan,perusahaan
besar).
Selanjutnya,
masih dalam tahap ini kita harus mencari kira-kira saingan kita itu siapa dan
apasih kelemahan dan kelebihan dari saingan yang sekiranya memiliki ide bisnis
yang serupa dengan kita. Yang kita ambil disini adalah I-Grow dan Eragano berikut
adalah analisa kelebihan dan kekurangan dari igrow
Setalah kita melihat bagaimana
sih bisnis yang dibentuk oleh saingan kita, apa kelemahannya dan seperti apa
kelebihannya? Dari sini, kita dapat belajar banyak dari pesaing bisnis kita,
kita bisa mempelajari bagaimana kelebihannya. Misal dari Eragano mereka punya
kelebihan yaitu memberikan pengecekan cuaca yang dapat dilihat oleh pengguna
atau pelanggan mereka. Tapi disini kekurangan mereka adalah mereka tidak membuat
petani melek akan teknologi, jadi disini yang perlu diperbaiki adlaah bagaimana
petani dan para tengkulaknya bisa menggunakan atau memanfaatkan teknologi
semaksimal mungkin.
Setelah
itu kita membuat target dari strategi bisnis kita. Salah satu solusi dari
kelompok kita yaitu kita membuat web application, kita harus mennentukan nih
siapa aja sih targetnya dan bagaimana teknik yang akan kita buat dengan target
1,2 dan 3 ini. Berikut adalah hasil analisa mengenai target dari web kelompok
kami.
2. Define
Setelah kita membuat beberapa
solusi di step awal, kita harus memantapkan strategi kita dan kita lebih
mendetail lagi mengenai pemecahan masalah dalam bisnis kita.Kita membayangkan
jika saat ini, bisnis kita sudah terjadi dan Kita harus menentukan User journey
sebelum adanya teknologi atau bisnis yang akan kita buat. Dengan menggunakan
Sticky note yang telah disediakan oleh panitia, kita menggunakannya untuk
membuat user journey dari mulai petani yang menanam dan membeli bibit
sendiri,pelayan yang melaut dimalam hari dan peternak yang merawat dan
melakukan banyak hal sendiri lalu memanen dan kemudian melakukan pengumpulan
sampai akhirnya dibeli dengan harga yang murah oleh tengkulak dan setelah itu
tengkulak harus menjual lagi ke pasar dengan menggunakan cost untuk bensin.
Setelah kita membaut user journey
yang non-teknologi, kita membuat perubahan. Bagian mana sih yang seharusnya
diperbaiki? Sehingga tujuan kita untuk memudahkan banyak pihak itu tercapai. Pertama,
kita lihat dulu bagian mana yang masih terkesan tradisional yang bisa dilakukan
dengan komputerisasi, misalnya bagian perhitungan dan pemisahan hasil panen
based on quality, dapat dilakukan dengan teknologi canggih jadi dapat
mengefesienkan waktu. Yang paling besar untuk perubahan user journey yaitu pembuatan
web application dimana kami menyalurkan segala macam SDA hasil petani,peternak
dan nelayan Indonesia untuk dijual ke Individu, perusahan besar, atau lainnya. Selain
itu dengan melakuakn kerjasama dengan Cargo untuk mpengantaran barang jadi
tengkulak tidak perlu mengantarkan barang ke pasar lagi dengan kendaraan
pribadi mereka, kalau bisa guankan cargo yang masih tergolong baru atau masih
low agar kita bisa membantu atau membina mereka sebagai rekan bisnis kita.
Setelah itu kami diminta untuk memilih
bagian mana sih yang sekiranya itu adalah perubahan paling menarik. Saya sendiri
memilihi kerjasama dnegan cargo dan pembuatan web application. Dan kelompok
kami memliki voting terbanyak pada web application.
Setalah
kita menyusun user journey versi kita, kita menentukan apasih yang akan user
katakan ketika melihat web kita. Kami harus membuat sesuatu yang membuat mereka
tau bahwa web yang kita buat itu sangat membantu, keren secara tampilan
walaupun itu mengenai bahan baku indonesia. Dan kita juga harus membuat tagline
yang kira-kira akan kita jadikan first tweet ketika kita membuat akun official
twitter. Tagline harus memancing user untuk datang atau emngunjungi website
kita dan kalau bisa jangan hanya mmebuat
tagline yang hanya masuk ke short memory user, tetapi buat tagline yang
berkesan dengan tagline kita jadi selalu ingat “ooh itu mah taglinenya bisnis
fulan”.
3. Diverge
Pada tahap ini, kita membuat mockup yang
dilakukan secara individu, setiap dari kita harus menghasilkan mockup yang akan
kita buat dan apa kira-kira yang dibutuhkan web kita dan apa yang bisa
dilakuakn user ketika mereka mengunjungi web kita, apakah user bisa langsung
memesan produk atau mereka bisa langsung memesan tanpa log in?. Kami diberikan
1 lembar kertas HVS dan dilipat menajdi depalan bagian. Lalau membuat 8 mockup,
Setelah
itu kita membuat mockup landing page atau halaman utama dari web yang akan kita
buat. Landing page adalah halaman utama yanga akan ditampilakna jika user
membuka link kami. Dan setelah itu kita membuat story board bagaiaman caranya
user masuk ke web kita dan melakukan transaksi. Disini kita disuruh membuat
minimal 3 langkah atau storyboard yang menjelaskan m]user mengakses web kita.
4. Decide
Pada
tahap ini, kita menyerahkan hasil mockup kita masing-masing pada paketu atau
Zen. Setelah kita menyerahkan mockup kita, kita diharuskan mempresentasikan
hasil mockup kita, mengapa kita membuat desain yang seperti itu. Di tahap ini,
pihak zen adalah yang memiliki peran besar. Kiki yang memegang peran sebagi zen
di kelompok kami harus memutuskan web seperti apa yang akan dibuat, zen harus
menentukan dengan clear dan matang-matang sehingga tidak ragu untuk memilih
mockup yang sudah ada. Dan ini adalah hasil keputusan bapak ketu hihihi J
5. Protoype
Ditahap
ini kita diajarkan bagaimana kita membuat prototype tetapi tidak menyusahkan
kita. Untuk tahap ini, Ka angga memebrikan tips membuat protype dalam 5 menit. Sebelumnya
kita kan sudah membuat mockup hanya di kertas, setelah itu mockup harus dibuat
di komputer atau pc mengguankan power point atau potoshop. Kalau ka angga
menayarankan, guankan yang mudah msialhnya power point, karena ini hanya
prototype tidak perlu mebuang buang waktu dengan membuat editan sedetail itu
mengguankan potoshop misalnya. Atau bisa juag menggunakan pencil, aplikasi untuk mendesain web atau aplikasi
lainnya. Setelah mockup jadi, kiat bisa mengunjungi https://www.flinto.com/ . kita hanya perlu
mendrag and drop mockup kita dan mendrag dari satu halaman ke halaman lainnya. Hmm
mudah ya ternyata..
6.
Validate
Setelah itu lakaukan pengenalan dengan user, stakeholder
dan pebisnis yang sudah berpengalaman. Apakah ide dan desain yang kita buat
sudah cocok dengan mereka? Apakah desain web kita acceptable oleh user atau
mudah dimengerti oleh mereka atau justru membuat mereka bingung. Saat kita
melakukan interview dengan calon user atau stakeholder, kita harus melakukan hal
berikut :
ü
Menyambut sumber dengan hangat dan friendly
ü
Pertanyan yang terbuka dan kita tidak membatasi
mereka agar mereka juga kepo dengan aplikasi kita
ü
Tunjukin Protoype yang udah kita buat
ü
Mencatat segala reaksi dan komentar kekurangan
dan kelebihan yang diberikan
ü
Kita memberikan pertanyaan untuk mendapatkan
jawaban sumber yang luas dan mendapatkan kesan sumber.
By : Ahsanu Nadiyya











Komentar
Posting Komentar